Friday, July 29, 2011

musuh yg x berwajah

saban hari aku merenung langit,,
melihat ombak menrebahkan diri,, didada pantai..
seakan melampiaskan rindu yg x bertepi.
dilambung, dihanyut dan disusur ketepi
yang hanya mampu tersadai dia gigi pantai nan sepi,,

terkadang senyum melihat sinar pagi,
tak lekang mentari pagi menyinar, saban hari saban waktu..
menanti suatu masa yang pada itu....
fajar berbalik, sinar terpantul dan cahaya songsang menyinari alam,

mata liar tidak bertapis,
mulut manis tidak terkikis,
menanti jawab bukti yang bisu,,
mana pergi sang ego yang palsu
mana janji syaitan yng bisu
tidak berwajah..namun mampu memutarkan diri kaku
yg hanya mampu tunduk pada nafsu

hati mati dek isi yg kelat
diri binasa bak longkang ynag malap
kaku mencari harga diri dalam samar
menanti pagi yang belum pasti..milik kita

berdailog..berdrama,,,
semua itu bisa,,semua itu normal
menjadi pentas pelakon terhebat
menanti saat layar dibuka
tersenyum tersengih sketsa hina,,
tangan bersorak bohong pada sang noda..

hidup terdesak,, tersepit,, terpalit,,,
mengharap, memujuk,, merajuuk,,,


ingin kurobek dada suara..
terkaku pada tajamnya lidah,,
mencantas pucuk2 hati
yg berbicara akan kehidupan,,

No comments:

Post a Comment